Workshop Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial
Cirebon, 11 September 2025 — Dalam rangka meningkatkan kapasitas pendidik dalam menerapkan strategi pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, SMK Farmasi YPIB Cirebon menyelenggarakan Workshop Pengimbasan dan & .
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di aula sekolah dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan. Workshop ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program dalam memperluas penerapan pembelajaran mendalam di satuan pendidikan kejuruan, khususnya di bidang kesehatan.
Tujuan Workshop
Workshop ini bertujuan untuk:
Memberikan pemahaman utuh tentang konsep pembelajaran mendalam
Membekali guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful
Menguatkan kolaborasi antar guru lintas mata pelajaran dalam merancang proyek pembelajaran
Mengembangkan strategi asesmen formatif dan sumatif yang berorientasi pada proses belajar
Mengintegrasikan teknologi digital, pemrograman, dan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran
Kepala SMK Farmasi YPIB Cirebon, , S.Pd., M.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembelajaran mendalam menjadi kebutuhan penting agar siswa tidak hanya memahami materi secara kognitif, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.
“Kami ingin para guru menjadi fasilitator yang mampu menggali potensi siswa secara utuh, membimbing mereka berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif,” ungkapnya.
Rangkaian Hari Pertama Workshop
Hari pertama dimulai pukul 07.30 WIB dengan proses registrasi peserta. Setelah registrasi, sesi pertama dibuka oleh Kepala Sekolah, Dewi Pranita Motik, S.Pd., M.E. Beliau memaparkan mengenai kondisi terkini sekolah, hasil analisis kebutuhan sekolah, serta tujuan, program, dan hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pembelajaran mendalam.
Dalam sesi ini, beliau menjelaskan bahwa hasil analisis kebutuhan sekolah telah dituangkan dalam bentuk pemetaan , yang mencakup:
Kekuatan: budaya Islami, karakter baik, dan kompetensi unggul tenaga pendidik
Kelemahan/Tantangan: keterbatasan ruang praktik, latar belakang sosial ekonomi peserta didik, dan dinamika perubahan kurikulum
Selain itu, disampaikan pula visi-misi sekolah, program pengembangan yang telah berjalan, dan rekomendasi penguatan ke depan agar pelaksanaan pembelajaran mendalam dapat berjalan optimal.
Pada pukul 08.30 WIB, sesi dilanjutkan oleh , M.Pd. yang membawakan materi tentang Konsep (PPB) dan (P5) sebagai landasan pelaksanaan pembelajaran mendalam.
Kemudian pukul 11.00 WIB, , S.Pd.I., M.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum memberikan materi tentang pengertian, prinsip, dan kerangka pembelajaran mendalam yang menekankan pentingnya pembelajaran berpusat pada peserta didik, kolaboratif, reflektif, dan berbasis permasalahan nyata di lingkungan sekitar.
Memasuki sesi siang pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi tentang penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam pembelajaran oleh , M.Pd. Beliau memaparkan strategi integrasi teknologi digital dan logika pemrograman untuk mendukung pembelajaran mendalam lintas mata pelajaran.
Dalam sesi ini, Ibu Jeny juga memberikan simulasi penggunaan untuk pretest interaktif, pemanfaatan berbasis AI untuk merancang materi visual yang menarik, serta penggunaan untuk membantu guru merancang rencana pembelajaran secara efisien dan kreatif.
Pada pukul 14.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan (RPP) berbasis Pembelajaran Mendalam yang dipandu oleh , S.Kep. Hari pertama ditutup pukul 15.30 WIB dengan sesi diskusi serta penegasan kembali target capaian peserta selama workshop ini.
Antusiasme Peserta
Guru-guru terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, bertanya, dan mencoba langsung berbagai platform digital yang diperkenalkan narasumber. Beberapa guru menyampaikan kesannya:
“Saya jadi lebih memahami bagaimana membuat pembelajaran yang tidak hanya mengejar target materi, tetapi juga membentuk karakter siswa,” ujar salah satu guru mata pelajaran produktif.
“Melalui pengimbasan ini, kami jadi punya visi bersama untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna,” tambah guru mata pelajaran umum.
Harapan Ke Depan
Melalui Workshop Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dan Kecerdasan Artifisial & Koding ini, SMK Farmasi YPIB Cirebon berharap seluruh guru mampu menjadi agen perubahan yang menularkan praktik pembelajaran mendalam kepada rekan sejawat di sekolah maupun satuan pendidikan lain.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung terwujudnya Profil Lulusan Pancasila